Jerawat

Mengetahui sekilas tentang jerawat akan membantu Anda dalam menangani masalah wajah tersebut. Baik pria maupun wanita sangat terganggu setiap kali bintik-bintik tadi muncul di wajah atau bagian tubuh lainnya seperti punggung. Variasi jerawat pun cukup banyak, mulai dari yang rendah seperti komedo putih dan hitam hingga yang berisi nanah atau kista. Bagian yang paling mengganggu dari jerawat adalah sensasi sakit saat membengkak dan bekas luka permanen di permukaan kulit.

Gejala-gejala Munculnya Jerawat

Kulit berminyak merupakan indikator awal dari gajala jerawat. Bintik-bintik tadi lantas muncul beberapa hari kemudian dan menyebabkan keluhan lain seperti kulit terasa panas dan sakit saat Anda sentuh. Tindakan seperti memencet atau menusuk-nusuk jerawat justru akan membuatnya semakin meradang. Hasilnya, Anda akan melihat bekas luka berwarna kecokelatan dan makan waktu cukup lama untuk hilang dari permukaan kulit.

Jerawat paling sering muncul pada orang-orang dengan usia di bawah 28 tahun. Remaja yang memasuki pubertas biasanya akan mengalami masalah kulit ini, terutama di bagian wajah. Hal ini masih tergolong normal karena adanya perubahan hormon dalam tubuh mereka. Namun tak sedikit orang yang masih mendapatkan jerawat meski usia mereka sudah memasuki petengahan 20 tahun. Bisanya wanita yang lebih berisiko mengalami masalah kulit ini dibandingkan dengan pria.

Faktor yang Memicu Jerawat

Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mempelajari sekilas tentang jerawat, termasuk penyebabnya. Ada beberapa hal yang dapat memicu bintik-bintik ini, seperti perubahan hormon yang memberi pengaruh pada sebum atau kelenjar minyak yang terletak dekat folikel rambut. Peningkatan aktivitas di bagian ini lantas membuat tumpukan sebum menyumbat pori-pori kulit. Lantas, bakteri bernama Propionobanterium acnes memperparah situasi dengan menyebabkan iritasi kulit yang memicu munculnya jerawat.

Selain remaja yang mengalami pubertas, kecenderungan wanita mengalami jerawat lebih besar karena perubahan hormon saat menstruasi dan kehamilan. Faktor keturunan juga ternyata turut andil dalam kemunculan jerawat di wajah Anda. Jadi kalau Anda punya orangtua yang wajahnya mudah berjerawat, ada kemungkinan Anda akan mengalaminya juga. Namun sejauh ini, belum ada bukti akurat kalau jerawat diakibatkan aktivitas seksual, makanan, hingga kualitas kebersihan.

Komplikasi dari Jerawat

Kendati bentuknya mungil, jerawat memang sangat mengganggu dan bisa menimbulkan komplikasi. Jika jerawat yang muncul di satu bagian tubuh tumbuh semakin parah, segera konsultasikan dengan dokter. Selain itu, Anda juga harus bersabar dalam menangani jerawat. Pada dasarnya, jerawat bisa hilang dan tidak meninggalkan luka yang jelas kalau kita tidak sering menyentuhnya. Apalagi kalau Anda memegang jerawat dengan tangan kotor. Kemudian, memahami sekilas tentang jerawat pun akan membantu dalam menyembuhkan bintik-bintik tadi secara cepat.