12 Bahaya makanan cepat saji bagi kesehatan yang kurang kita perhatikan

Bahaya makanan cepat saji
Bahaya makanan cepat saji, image by pixabay.com

Informasi mengenai jenis dan bahaya makanan cepat saji bagi kesehatan yang kurang kita perhatikan. Makanan cepat saji atau fast food merupakan makanan yang bisa disajikan dengan cepat. Beberapa contoh makanan cepat saji yang sering kita jumpai adalah hamburger, hotdog, pizza, kentang goreng, dan donat. Saat ini makanan cepat saji semakin meluas di toko dan rumah makan yang tumbuh sesuai dengan kehidupan modern. Kebanyakan pelanggan dari makanan cepat saji adalah anak muda karena dianggap makanan seperti ini menjadi salah satu gaya moderen.

Makanan cepat saji selain praktis umumnya juga sangat lezat sehingga diminati oleh banyak orang. Tetapi dibalik kelezatannya ternyata makanan cepat saji juga menyimpan bahaya yang tidak sedikit, apa saja bahaya makanan cepat saji untuk kesehatan? Mari simak ulasannya dalam artikel berikut ini:

1. Menyebabkan kenaikan berat badan

Secara umum makanan cepat saji mengandung kalori dalam jumlah tinggi. Hal ini akan membuat Anda bertambah gemuk sehingga membuat tren obesitas semakin tinggi. Sepertiga makanan cepat saji yang beredar di pasaran mengandung lebih dari 1.000 kalori. Jumlah kalori yang dibutuhkan setiap orang berebda-beda tergantung beban tubuh, usia, dan jenis kelamin. Wanita dewasa membutuhkan 1.600 sampai 2.400 kalori dan pria membutuhkan 2.000 sampai 3.000 kalori setiap hari. Mengkonsumsi kelebihan kalori dapat menempatkan Anda pada risiko obesitas dan kondisi kesehatan yang berkaitan dengan berat badan.

2. Menyebabkan diabetes

Salah satu bahaya makanan cepat saji yang perlu anda ketahui adalah dapat menyebabkan penyakit diabetes mengkonsumsi makanan cepat saji dalam waktu yang lama dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi makanan cepat saji maksimal 3 kali dalam seminggu akan meningkatkan ketahanan insulin dua kali lipat dibanding mereka yang mengkonsumsi makanan cepat saji setiap hari.

3. Meningkatkan risiko depresi

Depresi merupakan salah satu efek negatif sering mengkonsumsi makanan cepat saji. Para peneliti juga memberikan informasi tambahan bahwa makanan cepat saji dapat menyebabkan menurunnya kesehatan mental seperti depresi sehingga Anda harus menguranginya. Menurut sebuah artikel yang berjudul Public Health Nutrition Orang yang sering mengkonsumsi makanan cepat saji memiliki resiko hingga 50% mengalami depresi dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsi makanan cepat saji. Sebagai gantinya anda harus banyak mengkonsumsi makanan sehat yang kaya nutrisi seperti buah dan sayur di mana keduanya mengandung tinggi antioksidan penting yang dapat meringankan depresi dan stress.

4. Meningkatkan risiko penyakit jantung

Kebanyakan makanan cepat saji mengandung tinggi lemak dan sedikit sekali kandungan seratnya sehingga sangat tidak baik dikonsumsi secara terus-menerus makanan yang mengandung tinggi lemak dan sangat rendah serat dapat meningkatkan risiko penyakit jantung stroke. Lemak yang tinggi dalam makanan cepat saji dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah yang jika berlebihan bisa mengakibatkan tersumbatnya pembuluh darah. Untuk menurunkan risiko penyakit jantung Anda diharuskan mengkonsumsi makanan kaya serat yang berguna menurunkan kolesterol jahat dalam darah yang pada gilirannya akan mencegah penyakit terkait sistem kardiovaskular.

5. Meningkatkan risiko penyakit pencernaan

Makanan cepat saji umumnya merupakan kombinasi dari protein yang digoreng seperti daging yang disajikan dalam minyak panas yang membuat vitamin dan nutrisi di dalamnya berkurang. Mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi protein pada makanan cepat saji dapat meningkatkan penyakit yang berkaitan dengan sistem pencernaan terutama kanker kolorektal dan kanker usus kecil, terutama jika tidak diimbangi dengan mengkonsumsi buah dan sayur segar. Buah dan sayur berguna membersihkan usus besar dari racun dan limbah yang tidak diinginkan yang dapat mencegah penyakit seperti kanker usus.

6. Tidak baik untuk kesehatan kulit anda

Biasanya makanan cepat saji memiliki kandungan minyak yang tinggi akibat proses penggorengan, dimana minyak berlebih dari makanan ini bisa berdampak buruk untuk kesehatan kulit anda. Mengkonsumsi makanan yang terlalu berminyak dapat membuat kulit mengeluarkan lebih banyak minyak sehingga meningkatkan risiko munculnya jerawat di wajah.

7. Mengakibatkan cepat lelah

Lelah dan lesu adalah salah satu dampak negatif Terlalu banyak mengkonsumsi makanan cepat saji seperti yang telah kita ketahui diatas jika Makanan cepat saji dapat menyebabkan obesitas dimana berat badan yang berlebih ini akan membuat tubuh merasa cepat lelah apalagi kebanyakan dari mereka yang memiliki berat badan berlebih biasanya juga malas berolahraga sehingga menyebabkan lemak semakin menumpuk. Selain itu, berat badan berlebih juga membuat Anda mudah mengantuk dan tidak bersemangat dalam bekerja sehingga ini akan berakibat pada menurunnya produktivitas anda.

8. Mempengaruhi kesehatan ginjal

Makanan cepat saji pada umumnya mengandung tinggi garam yang dapat meningkatkan sekresi enzim. Kandungan lemak berbahaya dan sodium dalam garam membuat ketidakseimbangan antara natrium dan potasium tubuh yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Dikarenakan ginjal harus menyaring semua racun keluar dari darah sehingga mengkonsumsi makanan cepat saji yang umumnya mengandung tinggi garam dapat membuat kerja ginjal semakin berat sehingga hal ini dapat mengakibatkan masalah pada ginjal.

9. Mempengaruhi kesehatan hati

Salah satu bahaya makanan cepat saji yang perlu anda perhatikan adalah dapat mempengaruhi kesehatan hati. Tidak disangka jika makanan cepat saji ternyata membawa efek yang berbahaya untuk kesehatan hati anda mirip dengan efek buruk alkohol. Sebuah studi melaporkan bahwa orang yang mengkonsumsi makanan cepat saji dan kurang mendapatkan waktu untuk berolahraga menunjukkan adanya perubahan enzim hati dalam waktu 4 Minggu. Perubahan ini hampir serupa dengan perubahan yang terjadi pada orang yang sering mengkonsumsi alkohol. Bukan hanya itu, menurut beberapa penelitian kadar lemak Trans di yang ditemukan dalam beberapa makanan cepat saji bisa menyebabkan disfungsi hati akibat di deposisi di hati.

10. Meningkatkan risiko kanker

Rendahnya kandungan serat merupakan salah satu penyebab utama kenapa makanan cepat saji buruk untuk kesehatan anda. Sebuah studi yang diterbitkan dalam European Journal of Cancer Prevention telah mengungkapkan bahwa mengkonsumsi terlalu banyak makanan cepat saji yang mengandung gula dan lemak dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker colorectal. Studi lain dari pusat penelitian Fred Hutchinson cancer di Seattle menunjukkan bahwa risiko kanker prostat dapat meningkat bagi pria yang mengkonsumsi gorengan lebih dari dua kali dalam sebulan.

11. Tidak baik untuk keshatan otak

Banyak orang yang bertanya kenapa makanan cepat saji itu buruk untuk kesehatan? untuk menjawab pertanyaan tersebut, sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Brain behavior and immunity telah menunjukkan bahwa mengkonsumsi makanan cepat saji selama seminggu penuh cukup untuk menyebabkan gangguan memori pada tikus. Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa lemak berbahaya (lemak jenuh) dari makanan cepat saji sering menggantikan lemak bermanfaat di otak dan mengganggu mekanisme persinyalan normal. Penelitian yang dilakukan pada hewan juga menunjukkan bahwa lemak dari makanan cepat saji dapat memperlambat kemampuan otak untuk mempelajari keterampilan baru.

12. Meningkatkan risiko hipertensi

Dalam jumlah yang normal garam sangat dibutuhkan untuk tubuh seperti menjaga keseimbangan caian, tetapi jika berlebihan akan memberikan dampak negatif bagi kesehatan tubuh kita. Makanan cepat saji umumnya mengandung tinggi garam yang itu sangat tidak baik untuk kesehatan sistem kardiovaskular. Kelebihan garam dalam tubuh dapat membuat ginjal melepaskan air lebih banya sehingga membuat volume darah yang dipompa keluar oleh jantung menjadi meningkat.

Yang perlu Anda ketahui adalah tidak semua makanan cepat saji itu buruk untuk kesehatan, tergantung dari bagaimana cara menyajikannya dan bahan yang digunakan. Menurut seorang konsultan gizi Jansen Ongko tidak semua makanan cepat saji itu tidak sehat. Misalnya saja potongan buah segar itu juga merupakan makanan cepat saji tetapi memiliki kandungan nutrisi yang baik. Tetapi umumnya makanan cepat saji memang memiliki dampak negatif untuk kesehatan karena penyajiannya dilakukan dengan cara yang tida sehat seperti digoreng.

Demikian tadi informasi mengenai bahaya makanan cepat saji untuk kesehatan. Semoga dapat membuat kita lebih berhati-hati dalam memilih makanan yang akan kita konsumsi setiap harinya.

Share On